Langsung ke konten utama

Puisi Pertama yang Menjijikan

Oleh: a'ang

Gambar oleh Justin Martin dari Pixabay


 Jujur aku benci puisi

Dengan kata yang seolah ditata rapi

Melaju sekan membaca diari

Membaca sambil berapi-api

Begitu banyak makna aku tau disini

Puisi

 

Para pembuat puisi

Apa yang terjadi disisni?

Diri ini

Oh para pembuat puisi

Apa yang terjadi?

 

Gejolak terus memakasa menolak

Memasukan banyak kata sebagai penggerak

Tapi kaku tak bergerak

Mendobrak apa yang disebut keindahan sajak

Apa itu sajak?

Perlawanan keras pikiran di otak

 

Oh para pembuat puisi

Apa yang terjadi?

 

Sialan

Cukup memuakkan juga dunia

Mengejar mimpi seolah berlari diatas air

Mengejar mencari ilmu seolah melewati ribuan petir

Mengejar cinta seolah sesat pikir

 

Lucu juga dunia

Merasa bebas tapi terkekang

Merasa besar tapi seperti keong

Merasa liar tapi hanya moncong

 

Brengsek juga dunia

Menuntut surga dari orang yang tak seharusnya

Menuntut perubahan dari para otak

Menuntut kebahagiaan dari orang gila

 

Sialan sialan sialan

 

Selamat datang

Jangan Kembali pulang

Menghilang.


Baru tahu aku betapa sulitnya memahami perasaan

Bagai mneyelesaikan labirin penuh dengan jebakan

Kadang harus berhati-hati, kadang harus

Berkali memahami makna tersembunyi

Hingga tidak menemukan apapun arti

 

Memendam dengan harap sebuah hasil

Diam tak bicara seolah tak ada hal yang ganjil

 

Komentar